Pengenalan Dan Instalasi PHP



Hai JagoanstaSpace, kita udah masuk ke series mengenai PHP Nih!, kita kenalan yuk sama PHP ini ! let’s learning…

#Apa sih PHP itu ?

PHP merupakan singkatan dari PHP : Hypertext Preprocessor adalah suatu bahasa pemrograman yang termasuk kategori server side programming. Wahh… apaan tuh maksudnya server side programming? server side programming adalah jenis bahasa pemrograman yang nantinya script/program tersebut akan dijalankan oleh server. Selanjutnya hasil pengolahan script/program tersebut akan dikirim ke client sebagai output.

Sebagai gambaran aja nih mengenai server side programming :

Misal anda ingin membuat script/program untuk menjumlahkan dua buah bilangan dengan menggunakan script PHP. andai anda telah membuat form untuk input kedua bilangan dan membuat script PHP untuk mengolah kedua bilangan. Nahh.. form dan script PHP sama-sama di upload ke server.

Apa ada jenis lain selain server side programming? Ya.. tentu ada dong, yaitu client side programming. Jenis pemrograman ini kebalikan dari server side programming.

Untuk menggambarkan client side programming, kita samakan saja kasusnya seperti server side programming. Misalkan anda membuat form input untuk memasukan dua bilangan, serta script untuk menjumlahkannya. Karena anda menggunakan script client side programming, maka script tersebut juga akan terakses oleh user. Biasanya suka diletakan dalam satu halaman yang sama dengan form.

Mudah mudahan anda faham mengenai server side programming dan client side programming.

Selain PHP sebenarnya banyak lagi loh jenis pemrograman lain yang server side, seperti ASP (Active Server Pages), JSP (Java Server Pages), Phyton, Pearl dan banyak lagi..

PHP ini mempunyai beberapa kelebihan loh, diantaranya :

  1. Bahasa pemrograman PHP sangat mudah untuk dipelajari
  2. PHP sangat mudah diimplementasikan karena software PHP servernya gratis
  3. Banyak server web hosting mensupport PHP
  4. PHP paling banyak digunakan oleh web programmer di seluruh dunia
  5. Mudah untuk melakukan instalasi PHP server sendiri di komputer pribadi untuk belajar
  6. Integrasi antara PHP dan database mudah untuk diimplementasikan karena PHP mensupport banyak database (DBMS), seperti MySQL, MS. Access, Oracle, DB2, Dbase Interbase, dan lain lain

#Tool apa aja sih yang diperlukan untuk belajar php ?

untuk memudahkan anda untuk belajar php, ini beberapa tool yang sebaiknya soba punya:

  1. Software web server, seperti Apache, IIS, PWS (100% gratis)
  2. Software PHP server (100% gratis)
  3. Software database, sebaiknya pilih MySQL karena 100% gratis. Jika sudah menguasai PHP dan MySQL anda bisa kok dikembangkan ke database yang lain
  4. Text editor, seperti notepad, notepad ++, dan lainnya. tapi disini saya merekomendasikan menggunakan notepad++, karena selain software ini gratis, juga memudahkan anda untuk menuliskan bahasa pemrograman
  5. Web Editor, seperti Dreamweaver atau Frontpage, kalo yang ini sifatnya optional, cuma sebagai pendukung saja

Untuk tool nomor 1 s/d 3 anda tidak perlu mencari atau menginstal secara terpisah, karena software paket yang didalamnya udah tersedia web server Apache, PHP server dan MySQL. disini saya merekomendasikan XAMPP (https://www.apachefriends.org) untuk software nya.


series diatas udah faham kan kan yaa mengenai server side programming dan client side programming, sekarang lanjut nih ke series ke dua mengenai Instalasi PHP dan software pendukungnya nih, get let’s…

Kita mulai yaa… Untuk bisa menjalankan PHP, anda butuh beberapa software pendukung seperti Web Server dan juga database atau sering di sebut dengan istilah DBMS (Database Managment System) , anda bisa menggunakan MySQL,, SQL Server, MS. Access, dan lain lain.

Disini saya akan memberi tau bagaimana cara melakukan instalasi PHP server. Apache sebagai web servernya dan juga MySQL sebagai DBMS nya. Mengapa saya memilih Apache dan MySQL? Karena hampir seluruh server hosting telah mendukung kedua software. Selain itu keduanya adalah gratis, sehingga tidak perlu khawatir lagi terkait lisensinya.

Untuk menginstal PHP dan pedukungnya, anda tidak perlu melakukan instalasi satu persatu, namun bisa langsung sekaligus semuanya. Loh, kok iso? Ya.. Karena saat ini banyak tersedia software building yang didalamnya sudah ada PHP server, Apache dan MySQL nya. Beberapa diantaranya AppServ, XAMPP, dan EasyPHP. Tapi dalam hal ini saya sangat merekomendasikan XAMPP, karena konfigurasinya yang sangat mudah dibanding yang lain.

#Instalasi XAMPP..

kita instal XAMPP nya bereng bareng hayyukk…

  1. Downlad software XAMPP ini di pachefriends.org

  2. Nah setelah anda mendownloadnya silahkan double klik file hasil downloadnya

  3. Setelah itu akan muncul kotak dialog diatas, anda tinggal klik next aja..

  4. selanjutnya anda akan dihadapkan dengan kotak dialog selanjutnya, anda celkis semuanya aja… kotak dialog tersebut menunjukan software apa aja yang ingin anda install, dalam hal ini pilih semuanya aja. lalu klik next

  5. Pada kotak dialog diatas menunjukan posisi directory anda menginstal XAMPPnya. secara default akan terinstal di C:/XAMPP

  6. Terakhir nihh anda klo mau tau belajar lebih dalam mengenai XAMPP ini bisa di ceklis tuh, tapi klo gak perlu, di uncheck aja, lalu next.. tunggu sampai proses instalasi selesai

  7. Setelah selelai penginstallan, anda buka aja aplikasi XAMPP nya dan akan tampil seperti gambar di atas..

Sekarang kita akan membahas mengenai struktur dasar script PHP, wahh udah mau ngoding aja nih, lansung aja hayyuk.

Kode-kode PHP dituliskan diantaranya :

<?php
...
...
...
?>

atau

<?
..
..
..
?>

Diantara kedua aturan diatas, saya menyarankan untuk pake yang pertama, kenapa yaa? Karena tidak semua web server mengenali struktur yang kedua.

#Menyimpan File PHP

Gimana sih cara menyimpan file PHP itu? Scrip PHP yang dibuat harus disimpan dalam ekstensi *.php. Kalau tidak, maka script tidak bisa dijalan kan dan hanya dianggap teks biasa saja. Untuk menyimpan file PHP ini saya sudah jelaskan diatas.

Nahh sekarang saya mau ngajak anda buat ngoding nih, Buka teks editor kesukaan kalian, selanjutnya ketik script berikut :

<?php 

echo "Hello IbnustaSpace";
echo "Hello IbnustaSpace";
echo "Hello IbnustaSpace <br/>";
echo "Hello IbnustaSpace <br/>";

?>

Simpan script PHP tersebut dengan nama test.php dan simpan di folder htdoct yang di folder xampp, untuk menjalankan script tersebut, kita buka web browser kesukaan kalian, selanjutnya panggil script diatas dengan http://localhost/test.php !

Kita bahas dulu yuk script diatas:

Script PHP di awali dengan ini sudah saya jelaskan diatas. Sekarang kalian perhatikan titik koma diakhir setiap baris, titik koma tsb menjunjukan kita mengakhiri perintah, kalau kita gak pake titik koma maka script kita akan error..


Sekarang saya akan membicarakan mengenai error pada PHP nih, ikutin terus yuk.

Sebelumnya kita udah bikin script PHP sebagai berikut

<?php
echo "Hello IbnustaSpace";
echo "Hello IbnustaSpace";
echo "Hello IbnustaSpace <br />";
echo "Hello IbnustaSpace <br />";
?>

Nahh, sekarang kita akan lihat misalkan ada kesalahan perintah atau sintaks dalam kode PHPnya. Misalkan ada perintah echo yang salah dalam penulisannya seperti script berikut :

<?php
ech "Hello World";
echo "Hello World";
echo "Hello World <br />";
echo "Hello World <br />";
?>

Jika script diatas dijalankan di browser, makan akan muncul pesan error :

Parse error: syntax error, unexpected ‘“Hello World”’ (T_CONSTANT_ENCAPSED_STRING) in C:\xampp\htdocs\test.php on line 2

Dari pesan tersebut terdapat kesalahan pada baris ke-3. dengan demikian anda harus segera memperbaikinya.

Udah bener kan? Nahh kalau udah di perbaiki disini saya ada beberapa pertanyaa nih buat anda. jawab dalam hati aja yaa…

  1. Apa fungsi dari perintah echo ?

  2. Kenapa teks “Hello IbnustaSpace” yang kedua terletak satu baris dengan teks “Hello IbnustaSpace” yang pertama?

  3. Kenapa teks “Hello IbnustaSpace” yang ketiga dan ke empat bisa pindah baris ?

  4. Bisakah anda membuat script PHP untuk menampilkan teks dibawah ini pada browser, dengan menggunakan perintah echo saja.

    Hello IbnustaSpace 1

    Hello IbnustaSpace 2

    Hello IbnustaSpace 3

    Simpat script kalian dengan nama test2.php setelah itu panggil dengan nama url http://localhost/test2.php


lanjut lagi nih mengenai PHP, di atas tadi kita sudah tau ya error di PHP, sekarang kita akan membahas mengenai script PHP yang ada dalam dokumen HTML..

script PHP juga dapat disisiplan kedalam dokumen HTML lohh.. berikut ini contohnya :

<html>
  <head>
    <title> Halaman PHP pertamaku </title>
   </head>
   <body>
     <h1> Script PHP dalam HTML </h1>
     <?php
     echo "Hello IbnustaSpace";
     echo "Hello IbnustaSpace";
     echo "Hello IbnustaSpace";
     echo "Hello IbnustaSpace";
     ?>
  </body>
</html>

Karena dalam dokumen HTML diatas terdapat script PHP, maka script diatas nantinya juga harus disimpan menggunakan ekstensi *.php yaa.. Bukan *.html atau *.htm.

coba anda tulis script diatas dan simpan dengan nama test3.php. Letakan script kedalam folder test. sebelumnya buat terlebih dahulu folder test didalam folder htdocs, dan untuk menjalankan script diatas panggil dengan url http://localhost/test/test3.php.

Kita juga bisa menyisipkan lebih dari satu script PHP, seperti ini nih contohnya :

<html>
  <head>
    <?php echo "<title> Halaman PHP Pertamaku </title>" ?>
  </head>
  <body>
    <h1> Script PHP dalam HTML </h1>
    
    <?php
    echo "<p> Paragraf ini menggunakan script PHP </p>";
    echo "<p> Paragraf ini menggunakan script PHP </p>";
    ?>
    
    <p> Paragraf ini tidak menggunakan script PHP </p>
    <p> Paragraf ini tidak menggunakan script PHP </p>
    
  </body>
</html>

Simpan file diatas dengan mana test4.php dan lihat hasilnya di browser.

Sampai sini dulu series kali ini, series selanjutnya akan membahas mengenai penggunaan variabel dalam PHP…

semoga anda semua suka dengan tutorial ini jangan lupa share ke teman, keluarga, pacar, dan dimanapun itu

sekian dan terimakasih.

Bagikan:

1 komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle Ads 2



Bottom Ads